4 Penyakit Lansia yang Bisa Terjadi di Usia Muda

4 Penyakit Lansia yang Bisa Terjadi di Usia Muda

4 Penyakit Lansia yang Bisa Terjadi di Usia Muda

4 Penyakit Lansia yang Bisa Terjadi di Usia Muda

ISTANABERITA – Banyak orang bilang jika semakin bertambah usianya, maka penyakit yang diderita pun semakin banyak. Bukan hanya itu saja, penyakit yang sering dialami oleh lansia ini pun memiliki sebuatan tersendiri, yaitu penyakit degeneratif.

enis penyakit degeneratif sendiri memang bisa dibilang wajar bila terkena pada seseorang yang menginjak usia 60 tahun ke atas. Penyakit degeneratif sendiri merupakan penyakit yang mengiringi proses penuaan. Sehingga penyakit ini pun bisa terjadi seiring dengan bertambahnya usia.

Meskipun begitu penyakit degeneratif ini bisa menimpa masyarakat di usia muda. Tentu saja berbagai faktor dapat mempengaruhi seseorang terkena penyakit degeneratif di usia muda. Akan tetapi faktor gaya hiduplah yang cukup berpengaruh. Bahkan beberapa penyakit degeneratif di antaranya pun cukup wajar terjadi di masa sekarang.

Bagi kamu yang masih bingung mengenai penyakit degeneratif dan apa saja jenisnya, Liputan6.com telah merangkumnya dari berbagai sumber, Kamis (7/3/2019). Berikut ini jenis penyakit degeneratif yang bisa menimpa usia muda.

1.Osteoporosis

Normalnya penderita dari penyakit degeneratif satu ini ialah seseorang yang telah menginjak usia sekitar 65 tahun. Namun, beberapa di antaranya usia 50 tahun pun bisa terserang osteoporosis. Gaya hidup yang buruk pun ternyata bisa mempercepat kerapuhan pada tulang, seperti terlalu sering mengkonsumsi minuman beralkohol dan juga merokok.

Osteoporosis sendiri merupakan penyakit degeneratif yang mengakibatkan rendahnya massa tulang serta penurunan kualitas jaringan tulang. Untuk menghindari terjadinya osteoporosis di usia yang tak seharusnya, mulailah dengan menjalani gaya hidup sehat.

Selain itu, kamu pun bisa memperbanyak makanan yang kaya akan Vitamin D dan juga kalsium. Melakukan olahraga secara teratur pun bisa melatih kekuatan pada tulang kamu.

2.Diabetes Mellitus Tipe 2

Diabetes mellitus tipe 2 ini pun sewajarnya termasuk dalam penyakit degeneratif. Karena diabetes mellitus tipe 2 ini biasa terjadi pada seseorang yang berusia 40 hingga 50-an. Namun ternyata penyakit ini pun bisa mengenai remaja bahkan anak-anak sekalipun. Tentunya penyebab utama dari penyakit ini ialah tingginya kadar gula pada darah.

Untuk menghindari terkena penyakit diabetes mellitus tipe 2 ini, sebaiknya mengurangi konsumsi yang mengandung nitrat, nitrit dan juga nitrosamin pada makanan olahan. Selain itu, mengurangi konsumsi gula berlebih pun bisa membantu untuk terhindar dari penyakit degeneratif ini.

3.Melanoma

Mungkin kamu cukup asing mendengar mengenai melanoma. Melanoma sendiri merupakan salah satu jenis kanker kulit yang cukup serius. Selain itu, melanoma sendiri bisa terjadi pada sel-sel kulit dan menghasilkan pigmen melanin yang memberikan warna pada kulit. Faktor utama jika terkena melanoma sendir ialah akibat sering terkena paparan sinar UV.

Penyakit degeneratif ini pun bisa menimpa seseorang di usia remaja. Padahal sewajarnya, penyakit degeneratif ini bisa terjadi pada usia 50-an.

Karena faktor utama penyebab melanoma sendiri ialah sinar UV, untuk mencegahnya pun kamu perlu menggunakan tabir surya atau sun screen dengan SPF 30. Karena menggunakan tabir surya ketika akan keluar ruangan mampu untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari secara langsung.

4.Stroke

Salah satu masalah kesehatan yang bisa diderita pada usia muda ialah stroke. Stroke sendiri merupakan penyakit yang memiliki banyak pemicu. Pemicu dari stroke sendiri antara lain ialah, darah tinggi, diabetes, kolesterol, serta obesitas.

Penyakit degeneratif ini sendiri umumnya terjadi di usia lebih dari 65 tahun. Akan tetapi dengan gaya hidup anak zaman sekarang, usia 20-an atau pun 30-an pun rentan terkena stroke.

Stroke sendiri merupakan suatu kejadian rusaknya sebagian jaringan pada otak. Hal ini pun dapat terjadi bila pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke arah otak ini tersumba, robek atau bahkan bocor.

Untuk terhindar dari stroke tentu saja dengan memulai gaya hidup sehat. Selain itu, kamu pun harus mengurangi asupan garam dan juga lemak trans pada tubuh kamu. Sebaiknya kamu mulai untuk rutin mengkonsumsi ikan, minimal 2 kali dalam satu minggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *